MODUS PENIPUAN BARU DISEKOLAH, WASPADA !!!



Dalam menjalani hidup pada zaman sekarang memang semakin sulit Usaha mencari uang dengan cara yang salah, misalnya menipu, memang bukan milik suatu kelompok atau masyarakat tertentu. Setiap orang yang ingin mendapatkan uang secara mudah dengan melanggar norma-norma masyarakat tentu sangat merugikan mereka yang ditipu dan tertipu. Seberapa besar atau kecil pun uang dan materi yang dikeluarkan akibat penipuan, maka penipu tetap harus ditindak tanpa memandang siapa yang melakukan.


Banyak akal  yang dilakukan oleh para penipu untuk meraup uang tanpa mau bekerja secara jujur. Mulai lewat sms yang memberitahu bahwa salah satu anggota keluarganya mengalami kecelakaan lalu minta uang untuk membawa ke rumah sakit, minta dibelikan pulsa, mengaku dari aparat hukum yang akan membantu menyelesaikan masalah, hingga akan memberikan hibah atau bantuan namun minta bea pajak, dan minta uang muka atas pembelian rumah atau tanah yang tak pernah dilakukan oleh calon korban.

Sasaran penipuan bukan hanya orang-orang pedesaan, kaum ibu di komplek perumahan, anak-anak sekolah yang sedang menunggu jemputan orangtuanya, tetapi juga sekolah-sekolah.

Di jaman yang sangat susah seperti sekarang ini ternyata banyak orang sudah kehilangan hati nurani, sehingga banyak orang yang menghalalkan berbagai cara untuk bisa mendapatkan uang. 
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi untuk rekan-rekan semua, disekolah kami beberapa waktu yang lalu mengalami sebuah insiden yang cukup menghebohkan, apa yang menyebabkan inseden heboh tersebut ???

modus Penipuannya adalah ada seseorang yang menelepon orang tua siswa, mengabarkan bahwa si anak mengalami kecelakaan parah dan sekarang berada dirumah sakit, si penipu tersebut mengaku bahwa dirinya adalah salah satu pegawai rumah sakit, dan para penipu ini memang menciptakan suasana dimana orang tua siswa dibuat panik, dan pada saat itu penipu tersebut mengatakan bahwa anak tersebut masih berada di ICU karena Koma, nah kemudian sipenipu tersebut meminta orang tua siswa mentransfer uang  yang cukup besar jumlahnya untuk membeli alat medis dan itu harus dibeli secepatnya apabila tidak dibeli segera maka rumah sakit tidak menjamin keselamatan anak yang kecelakaan tersebut. 

untung orang tua siswa kami tidak panik dan segera menelepon sekolah dan menanyakan apakah benar anaknya kecelakaan atau masih belajar disekolah. dan akhirnya orang tua siswa tersebut lega dan sadar bahwa beliau baru saja mengalami modus  penipuan baru.
nah demikian sedikit cerita dari sekolah kami, untuk sekolah lain himbauan dari kami untuk cermat dalam menanggapi suatupermasalahan.
Jangan cepat panik tetapi selidiki terlebih dahulu kebenarannya. kemudian dengan kejadian tersebut kami pihak sekolah membuat pengumuman yang disampaikan kepada seluruh wali murid tentang kejadian tersebut,  
saran untuk sekolah-sekolah lain untuk waspada akan berbagai modus penipuan yang mungkin juga bisa dialami oleh sekolah rekan-rekan semua.
semoga dengan pengalaman ini bisa menambah kewaspadaan sekolah-sekolah lain.




LIHAT JUGA INFO INI

Powered by FeedBurner

DN Webs weblinkexchange.ownpeg.com

Designed By Seo Blogger Templates
//add jQuery library